200 x 90

Ketika Tak Tahu Ke Mana Arah Hidupmu, Teruslah Melangkah Jangan Menyerah

Ketika Tak Tahu Ke Mana Arah Hidupmu, Teruslah Melangkah Jangan Menyerah
Ketika Tak Tahu Ke Mana Arah Hidupmu, Teruslah Melangkah Jangan Menyerah

Hidup adalah sebuah perjalanan. Di tengah perjalananmu, kamu mungkin akan berada di persimpangan atau bahkan menemui jalan buntu. Ketika itu, kamu pun tak tahu lagi ke mana harus melanjutkan langkah.

Nah, jika saat ini kamu sedang merasakan hal itu, mungkin kamu perlu merenungkan kembali hidupmu. Kemanakah kamu akan melanjutkan perjalanan? Apakah yang sebenarnya kamu inginkan dalam hidup?

Ketika kamu merasa bimbang menentukan arah hidupmu, teruslah melangkah. Jangan menyerah.

Kerja Kerasmu Belum Juga Membuahkan Hasil. Tapi Ingat, Berhenti Total Adalah Sama Dengan Terburu-buru Memvonis Diri Bahwa Kamu Sudah Gagal.

Apapun yang sedang kamu kerjakan saat ini, bekerjalah dengan sebaik-baiknya. Gaji yang besar mungkin nggak kamu dapatkan dari pekerjaanmu saat ini. Sementara, usaha yang sedang kamu rintis belum menghasilkan omset yang besar pula. Di lain sisi hobimu ternyata belum bisa menghasilkan uang sama sekali.

Tapi, percayalah bahwa suatu hari kamu akan memetik hasil ketekunanmu. Ini hanya bisa terjadi jika kamu bertahan dengan pekerjaanmu saat ini. Jika kamu bertekad dalam melanjutkan usaha. Jika kamu berkomitmen dalam menggeluti hobi.

Apapun usahamu, tak akan ada kata ‘sia-sia’ jika tujuannya adalah meraih sukses di masa depan. Mungkin sekarang kerja kerasmu belum juga membuahkan hasil. Tapi ingat, berhenti total adalah sama dengan terburu-buru memvonis diri sendiri bahwa kamu sudah gagal.

Memang Menyenangkan Jika Segalanya Gampang. Namun, Kamu Akan Bahagia Jika Mampu Bertahan dalam Keterbatasan.

Memilih merintis karir menjadi seorang guru, kamu pun harus memulainya dengan mengajar di daerah pedalaman. Jauh dari rumahmu yang nyaman, kamu tinggal di sebuah desa kecil di pegunungan. Nggak ada listrik dan sinyal ponsel. Bahkan, kamu harus berjalan kaki belasan kilometer hanya untuk menemukan sebuah warung kelontong. Apa kamu menyesal?

Tidak. Kamu nggak akan menyesal jika menjadi guru adalah cita-citamu. Kamu akan melakukannya dengan ikhlas, demi pengabdianmu pada dunia pendidikan. Kamu hnya ingin menjadi guru dan mencerdaskan anak bangsa. Keyakinan itulah yang membuatmu melupakan kenyamanan tinggal di rumah daerah perkotaan bersama keluarga.

Jadi, ketika kamu sudah berani meninggalkan zona nyaman dan memilih hidup dalam keterbatasan, saat itu kamu mungkin sudah menemukan renjanamu. Hanya ketika kamu berada dalam situasi yang terbatas, bukan berarti kamu kehilangan arah, kok!

Bertemanlah Dengan Ketidakpastian. Apapun yang Akhirnya Mendatangimu, Jalani Saja Tanpa Ragu.

Apapun bisa terjadi dalam hidupmu, entah itu kemalangan atau justru berkah. Jika sekarang kamu merasa sudah cukup bahagia dengan apa yang kamu miliki, sadarilah bahwa semua itu bisa saja hilang dalam sekejap. Pekerjaan yang mapan, uang, rumah mewah, mobil pribadi, atau kebahagian lainnya bisa lenyap tanpa pernah kamu prediksi.

Satu-satunya cara untuk berdamai dengan hidup yang penuh ketidakpastian adalah dengan ‘menjalaninya’. Kebaikan dan kemalangan yang datang harus bisa diterima dengan ikhlas. Sadarilah bahwa kamu memang nggak punya kuasa penuh untuk mengendalikan hidupmu sendiri.

Sudah Tahu Apa Mimpimu? Lalu Kenapa Bingung? Bukankah Lebih Baik Energimu Dihabiskan Untuk Mencari Jalan Konkret Mencapai Mimpi?

Jika saat ini kamu sudah tahu apa mimpimu, lalu kenapa harus bingung? Kini tugasmu adalah berusaha sekuat tenaga untuk meraih mimpimu itu, ‘kan?

Katakanlah kamu ingin dapat beasiswa ke luar negeri. Apa saja yang sudah kamu lakukan? Melengkapi semua persayaratan, menulis esai, tes bahasa asing, mengirim berkas beasiswa, dan lain-lain. Bahkan, ketika kamu belum tau apa-apa dan baru akan memulai, kamu tentu harus banyak browsing. Lalu, kenapa kamu masih sibuk dengan Twitter dan Facebook?

Kerjakan apa yang harus kamu kerjakan sekarang. Jangan menunda-nunda pekerjaan karena itulah yang akan menunda kesuksesanmu.

Jika Masih Tak Tentu Arah, Teruslah Bertanya Pada Dirimu Sendiri: Apa yang Sebenarnya Kamu Inginkan?

Ada saat dimana kamu merasa benar-benar nggak punya petunjuk sama sekali. Kamu bingung dan putus asa atas hidupmu sendiri. Tapi, apa kamu pernah mencoba merenung dan bertanya pada dirimu sendiri? Apa sih yang sebenarnya kamu inginkan?

Setiap manusia seharusnya bisa mengenali dirinya sendiri. Nggak ada yang mengerti tentang dirimu kecuali dirimu sendiri. Maka, cobalah untuk merenung atau melakukan meditasi. Pikirkan tentang berbagai hal dalam hidupmu, baik itu hal besar maupun hal kecil.

Tuliskan apa saja yang bisa membuatmu bahagia. Lalu, temukan pekerjaan apa yang bisa membuatmu bersemangat ketika uang bukan jadi alasan utamanya. Beranilah untuk bermimpi dan bayangkan jika suatu saat kamu berhasil menggenggam mimpimu itu.

Berkacalah Pada Orang Lain. Toh Kita Semua Bertahan Hidup Untuk Membuat Kehidupan Satu Sama Lain Lebih Ringan.

Kadang, untuk benar-benar tau apa yang kamu inginkan, jalan satu-satunya adalah mencoba. Kamu mungkin berpikir bahwa menjadi wirausahawan adalah pilihan tepat. Ketika kamu sudah benar-benar memulai usahamu itu, kamu pun bisa menilai dirimu sendiri. Apakah kamu akan melanjutkannya atau justru berhenti dan beralih haluan?

Selain itu, kamu juga perlu bertanya pada orang lain yang bisa lebih dulu meraih kesuksesannya. Misal, kamu bermimpi punya usaha kue, maka silakan bergaul dengan para pengusaha kue. Selain bisa mendengar kisah sukses mereka saat merintis karir, kamu juga bisa minta saran atau nasihat dari mereka. Nggak ada salahnya kok mencontoh atau meniru perjalanan sukses orang lain.

Dan Jika Kamu Masih Tak Tahu Mau Mengatakan ‘Tidak’ Atau ‘Ya’, Katakanlah ‘Ya’.

Agar bisa tau apa yang kamu inginkan sekaligus bisa membuatmu sukses, kamu harus mencoba. Lalu, bagaimana kamu bisa mencoba jika kamu nggak mengambil kesempatan yang menghampirimu?

Yup, akan selalu ada kesempatan yang datang padamu. Orang yang sukses adalah mereka yang mengambil setiap kesempatan yang datang. Ketika kesempatan itu bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, maka satu-satunya yang bisa diraih hanyalah ‘keberhasilan’. Jangan merasa takut atau ragu, kamu hanya perlu yakin dan percaya bahwa ‘kamu bisa’!

Untuk tahu apa yang sebenarnya kamu inginkan dalam hidupmu nggak bisa hanya dengan berdiam diri. Kamu harus bergerak, membuat keputusan dan berani mencoba. Ketika sudah mencoba, kamu pun akan tau apakah kamu harus berhenti atau lanjut.

Hidup seharusnya nggak dijalani dengan kebimbangan. Lebih baik menyesal karena sudah mencoba dan gagal, daripada menyesal karena nggak pernah berani mencoba.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>